FKIP UPGRI Palembang Yudisium Sarjana Baru

PALEMBANG, humas_upgrip –  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI (UPGRI) Palembang meyudisium sarjana baru dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat. Hal ini dibuktikan dengan prosesi peserta dari 809 para peserta yudisium maka pada pelaksanaan kali ini hanya 52 orang yang melakukan prosesi yudisium secara luring. Selanjutnya, peserta lain akan dilakukan secara bertahab dengan beberapa sesi. Yudisium Sarjana Strata 1 FKIP UPGRI Palembang di Ruang Aidil Fitrisyah Lt 5 Gedung Business and Science Center UPGRI Palembang, Jumat (23/7).

Selain pembatasan peserta yudisium, prokes juga dilakukan mulai dari cek suhu, cuci tangan, pemakaian masker, menjaga jarak antara peserta serta beberapa persyaratan prokes lainnya.

Dekan FKIP UPGRI Palembang Dr Dessy Wardiah.M.Pd.CIQaR melaporkan peserta yudisium sebanyak 52 peserta. Adapun yudisium dilakukan sesuai arahan pelaksanaan luring dengan menaati kebijakan pemerintah. Pada kesempatan ini Dessy berpesan kepada para peserta yudisium dengan menerapkan 4C + 1 E. “ Di antaranya harus berpikir kritis. Mampu membaca perkembangan zaman. Apa yang harus dilakukan untuk berjuang. Di masyarakat berjuang dengan jati diri, bersaing untuk memperebutkan kursi-kursi peluang. Selanjutnya kolaborasi. Sepintar apa pun tapi tak mampu bekerjasama dengan orang lain maka akan sia sia. Selanjutnya komunikasi, kemampuan berkomunikasi ada poin penting dalam meniti karier dan kesempatan. Bagaimana dengan berkomunikasi bisa meyakinkan orang akan kemampuan Anda,” kata Dessy yang juga melanjutkan bahwa poin penting lain yaitu etika. Di mana pun anda berada dan secerdas apa pun 67 persen etika mempengaruhi kesuksesan. FKIP UPGRI juga lengkapi dengan beragam soft skill. “Jadi bukan disiapkan jadi tenaga pendidik tapi bisa masuk ke profesi lain. Pesan saya juga, jangan pernah lupakan almamater. Jaga nama baik di mana pun berada,” tambahnya.

Rektor UPGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, M.M.,M.Si.,CIQaR dalam sambutannya menyebutkan UPGRI sangat konsisten memperhatikan setiap program studi yang ada. “Bahwa prodi diperhatikan betul. Dengan segala peraturan yang berlaku kami senantiasa kawal. Alumni UPGRI dalam 2 tahun ini nomor ijazah sudah memakai PIN nasional. Ini artinya alumni UPGRI sudah bisa mempergunakan ijazah mereka di mana pun mereka berada. Tak perlu repot mau legalisir ke kampus, tapi dengan kode PIN Ijazah sudah bisa dipergunakan di mana pun berada,” kata Bukman.

Di tempat yang sama, Drs H Lukman Haris MM mewakili Ketua YPLP PT PGRI Sumsel menyatakan terima kasih atas kepercayaan masyarakat kuliah di UPGRI Palembang. Di sisi lain disebutkannya, Yayasan sangat mendukung kebijakan universitas tapi tetap dengan melihat situasi yang terjadi saat ini di tengah pandemi covid terkait dengan rencana melaksanakan wisuda secara daring. Pada kesempatan ini Lukman juga berpesan kepada para peserta yudisium agar terus menambah wawasan dengan membaca buku dan menimba ilmu sebanyak-banyaknya.

Kalender

August 2021
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Kategori Post