Pertahankan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Jumlah Mahasiswa di PPS Universitas PGRI Palembang Meningkat Drastis

Pertahankan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Jumlah Mahasiswa di PPS Universitas PGRI Palembang Meningkat Drastis

Palembang, Kepercayaan masyarakat terhadap kualitas Program Pascasarjana (PPS) Universitas PGRI Palembang terus mengalami peningkatan. Salah satu indikatornya dalam dua tahun terakhir jumlah mahasiswa mengalami peningkatan sangat drastis.

Meningkatnya jumlah mahasiswa ini dikemukakan Plt Direktur Pascasarjana Universitas PGRI Palembang, Dr Syaiful Eddy, MSi saat menyampaikan sambutan dalam acara Yudisium PPS ke-29 di Aula H Aidil Fitrisyah, Senin (7/9/2020).

Hadir dalam acara yudisium ini Wakil Ketua YPLP PT-PGRI Sumsel Drs H Lukman Haris, MSi, Sekretaris YPLP PT-PGRI Sumsel, Drs Surmana, MM, Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, MM, MSi beserta Wakil Rektor I, II, dan III, Plt Asdir PPS Universitas PGRI Palembang, Dr Mulyadi, MA, para jajaran dekan di lingkungan Universitas PGRI Palembang serta tamu undangan lainnya

Yudisium yang diikuti 300 peserta menerapkan protokol kesehatan Covid-19, di mana dalam pelaksanaannya dibagi dua sesi pagi dan siang. Semua peserta yudisium dan tamu undangan diwajibkan menggunakan masker ditambah dengan face shield.

Sebelum memasuki ruangan yudisium para peserta juga diwajibkan untuk mencuci tangan dan diukur suhu tubuh. Tak hanya itu, jarak antar-peserta yudisium juga diatur sesuai dengan protokol kesehatan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

Menurut Syaiful Eddy, seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat ini, PPS Universitas PGRI Palembang melakukan berbagai upaya. Selain meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, juga menambah fasilitas sarana dan prasarana.

“Kita sudah antisipasi membludaknya mahasiswa sekarang ini. Sarana dan prasarana sudah kita lengkapi seperti ruang kelas ruangan ber-AC, tiap kelas sudah ada infocus, dan ada penambahan ruang kelas. Saat ini sudah mengembangkan metode pembelajaran E-learning terutama dalam situasi saat ini. E-learning ini sangat berguna untuk pembelajaran daring/E-learning atau SISFO dan alhamdulilah fasilitas di perguruan tinggi kita sudah mumpuni untuk antisipasi pembelajaran daring/e-learning. Tapi kendala bagi mahasiswa yang berada di pelosok terutama sinyal yang sulit didapat. Namun kami tetap berusaha agar mereka masih tetap bisa mengikuti pembelajaran melalui SISFO yang lebih efektif dan efisien,” jelas Syaiful Eddy.

Dikatakan Syaiful Eddy, pada yudisium ke-29 ini merupakan angkatan yang terbanyak mendapat predikat Dengan Pujian atau Cumlaude.

Di mana 300 mahasiswa PPS dari tiga program studi (prodi) masing Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Prodi Manajemen Pendidikan yang seluruhnya terakreditasi B, sebanyak 100 orang mendapat predikat Dengan Pujian.

Predikat yang diberikan, menurut Syaiful Eddy, bukan sembarang. Ada kriteria yang harus dipenuhi di antaranya tidak boleh ada nilai C, tidak boleh mengulang mata kuliah, masa studi tidak lebih dari tiga tahun.

“Yudisium ke-29 ini mayoritas selesai studinya dalam waktu 1.5 tahun atau 18 bulan. Ini terobosan yang dilakukan dalam rangka mempercepat akselerasi mahasiswa. Artinya mereka selesai tepat waktu namun tetap mengedepankan mutu dan proses-proses yang ditentukan sudah kita jalani. Salah satu syarat wajib adalah mereka harus mempublish artikel di jurnal nasional atau jurnal internasional. Namun kita juga melakukan kontrol terhadap hasil artikel mereka sebelum dipublish,” katanya.

Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, MM, MSi mengatakan, meningkatnya jumlah mahasiswa PPS merupakan suatu kehormatan bagi perguruan tinggi yang dipimpinnya.

“Kita sampaikan bahwa Universitas PGRI Palembang adalah milik organisasi, mari kita besarkan secara bersama-sama,” kata Bukman.

Sekretaris YPLP PT-PGRI Sumsel, Drs Surmana, MM.

Rektor mengatakan, Universitas PGRI Palembang akan terus mempertahankan kepercayaan masyarakat dengan meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan serta tetap taat azas terhadap peraturan yang sudah ditetapkan pemerintah.

Senada dikatakan Wakil Ketua YPLP PT PGRI Palembang, Drs H Lukman Haris, MM yang pada sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap prestasi yang diraih Universitas PGRI Palembang.

“Sangat mengapresiasi kepada Rektor dan jajarannya. Di awal menjabat sebagai Rektor, Pak Bukman Lian, mahasiswa pascasarjana hanya 42 orang. Namun dua tahun kepemimpinannya sampai hari ini mahasiswa S2 sudah 1.700- an. Ini peningkatan yang luar biasa. Ini tentu atas perjuangan Rektor dan kawan-kawan. Beliau tidak kenal waktu untuk mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat pendidikan di Sumsel tentang keberadaan Program Pascasarjana di perguruan tinggi ini. Alhamdulilah, ternyata apa yang beliau sosialisasikan itu masyarakat jadi tahu dan percaya dan pada akhirnya melanjutkan studi di perguruan tinggi kita ini. Mudah-mudahan ke depan paling tidak jumlahnya sama seperti ini,” harap Lukman.

Lukman berharap Universitas PGRI Palembang tetap selalu menjaga mutu dan kualitas baik lulusan maupun para dosennya.

“Jika mutu ini tetap dijaga maka masyarakat akan lebih percaya lagi bahwa kuliah di sini luar biasa. Untuk itu kita mencari para dosen pun yang berkualitas. Semua sarana dan prasarana akan didukung yayasan dalam rangka peningkatan kualitas ini. Sehingga mereka merasa nyaman sampai selesai waktu yang ditetapkan di sini. Keluhan-keluhan diharapkan tidak ada lagi dari mahasiswa terkait sarana prasarana,” tambahnya.

Pada kesempatan itu Lukman berpesan kepada para alumni setelah diyudisium untuk tetap meningkatkan proses pembelajaran. Dalam arti di tempat tugas harus berubah dari cara lama.

Apresiasi sama dikemukakan Sekretaris YPLP PT-PGRI Sumsel, Drs Surmana, MM terhadap prestasi yang sudah dicapai Universitas PGRI Palembang.

Surmana mengatakan, prestasi ini diraih tak lepas dari kerja keras Rektor beserta jajarannya dan pengelola dalam mensosialisasikan sekaligus menjaga mutu serta kualitas pendidikan di Universitas PGRI Palembang.

Sementara itu, salah satu alumni yang diyusidium, Ahmad Badaruddin, SPd, MPd yang mendapatkan predikat cumlaude dengan IPK 3,93 mengaku dirinya kuliah di Universitas PGRI Palembang selain karena alumni Strata Satu (S1), juga sudah membuktikan bahwa di perguruan tinggi ini tak sekadar slogan.

“Saya alumni S1 Universitas PGRI Palembang, sehingga secara kualitas perguruan tinggi ini sudah saya rasakan dan terbukti. Saat ini ilmu yang sudah saya dapat di S1 sudah saya terapkan di tempat kerja. Oleh karena itu saya ingin meneruskan pendidikan di Pascasarjana Universitas PGRI Palembang. Sekaligus belajar cara membuat program untuk pendidikan lebih lanjut terutama untuk personel-personel militer di lembaga tempat saya bekerja,” ujar alumni Prodi Bahasa Inggris PPS Universitas PGRI Palembang yang bekerja di Angkatan Darat Sekolah Bahasa Kodam II Sriwijaya.

Dalam Yudisium ke 29 ini, alumni Prodi Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Prodi Manajemen Pendidikan memberikan sumbangan berupa satu buah komputer, enam buah printer, tiga dispenser, satu scanner, dan alat makan.

Kalender

September 2020
MTWTFSS
« Aug  
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930 

Kategori Post

Hubungi Kami whatsapp
Open chat
1
Universitas PGRI Palembang
Ada yang bisa kami bantu?
Powered by