Mahasiswa PPs Universitas PGRI Ikuti International Conference and Cultural Understanding Program in Singapore, Malaysia, and Thailand

Mahasiswa PPs Universitas PGRI Ikuti International Conference and Cultural Understanding Program in Singapore, Malaysia, and Thailand

Sebanyak 82 orang mahasiswa Pascasarjana Universitas PGRI Palembang mengikuti kegiatan International Conference and Cultural Understanding Program di Singapore, Kuala Lumpur, dan Bangkok selama lima hari 22-26 Januari 2019.

Para mahasiswa yang terdiri dari 52 orang mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan, 17 orang dari Prodi Bahasa Inggris, dan 13 orang dari Prodi Bahasa Indonesia, mengikuti kegiatan International Conference and Cultural Understanding Program di tiga negara. Para mahasiswa didampingi dan dibimbing delapan orang dosen Pascasarjana Universitas PGRI Palembang. Kedelapan dosen tersebut di antaranya Direktor PPs Universitas PGRI Palembang Dr Houtman, MPd, Wakil Rektor II Dr Yasir Arafat, MM, Dr M Kristiawan, MPd (Kaprodi Manajemen Pendidikan), Dr Dessy Wardiah, MPd ( Dekan FKIP),  Dr Yessy Fitriyani, MPd (Ketua Prodi Bahasa Indonesia), dan Dr Edi Harapan.

Dalam kunjungan tersebut, pada hari pertama mahasiswa berangkat dari Palembang pukul 16.00 dan sampai di Singapore pukul 18.30. Setelah melalui proses imigrasi di Bandara Changi Singapore, rombongan melakukan city tour ke Merlion Park. Di Singapore para mahasiswa bisa melihat tentang perkembangan dan kemajuan Kota Singa ini. Di mana kerapian, keteraturan, kebersihan, dan keindahannya serta bagaimana objek wisata di-manage dengan baik. Singapore dipilih menjadi destinasi karena negara ini merupakan salah satu negara yang maju. Hal ini baik dikunjungi untuk menghadapi era revolusi 4.0. Setelah melakukan lawatan ke berbagai tempat di Singapore, rombongan melanjutkan perjalanan ke Johor Baru, Malaysia

Pada hari kedua setelah sarapan di hotel tempat menginap, yakni V8 Hotel, rombongan meneruskan kunjungan ke Yakult Company di Seremban. Di Yakult Company rombongan diterima oleh Ms Syarifah Khairiyah binti Sys Ismail, Public Relation and Science Coordinator. Di sana, rombongan mahasiswa dan dosen pembimbing diajak melakukan company tour mulai dari melihat Seed Room atau bilik penyemaian yaitu tempat pembiakan bakteri asid laktik. Lalu meninjau wrapping product atau bilik pembungkusan dengan filem plastic. Peninjauan dilanjutkan ke quality control room, pemeriksaan bahan mentah hingga produksi akhir.

Pada saat paparan di depan para rombongan, Ms Sharifah Khairiyah menjelaskan, tentang sejarah Yakult yang lahir dari seorang dokter Jepang bernama Minoru Shirota (1899-1982). Menurutnya, Yakult ini sudah terkenal di 38 negara di antaranya Australia, Jerman, Belanda, Indonesia, dan Malaysia. Khusus untuk di Malaysia produk Yakult ini ada yang Ace dan Ace light (sedikit gula). Yakult ini dikonsumsi lebih dari 35 Juta orang per hari. Yakult menjadi minuman probiotik paling populer di dunia. Pada kesempatan ini mahasiswa diberi kesempatan untuk bertanya lebih lanjut tentang Yakult.

1 Comment

  1. Feloldhatom a advair tablettákat
    August 7, 2022 at 11:06 pm

    İstanbul Peli̇kan Uluslararası Evden Eve Nakliyat
    olarak tüm ev taşımalarızı kolayca depolama
    ve tüm dunyaya taşımasını sağlıyoruz.

Kalender

January 2019
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Kategori Post

Leave A Comment

Your email address will not be published.