Kalahkan Universitas Taman Siswa 9-0 Universitas PGRI Juara Ketiga LPI-PT “Piala Presiden” 2014

Written by Admin. Posted in Berita

Berita Infokom PGRI, Palembang. Universitas PGRI Palembang menempati peringkat tiga Liga Pendidikan Indonesia (LPI) “Piala Presiden” musim 2014. Kemenangan Laskar  “Oemar Bakrie” julukan tim Universitas PGRI Palembang didapat setelah berhasil menceploskan 9 gol tanpa balas ke gawang Universitas Taman Siswa (TamSis) di stadion Garuda Palembang. "Pertandingan yang istimewa, anak-anak tampil luar biasa dan memperlihatkan mental untuk menang". Tandas, Bapak Muh Akmal Almy, M.Or pelatih kepala sepakbola Universitas PGRI Palembang. 

Di laga ini, Univeristas PGRI Palembang lebih banyak menekan selama babak pertama. Itu terlihat dengan penguasaan bola 70%-30% untuk mereka.  sejak awal menekan lawan dengan permainan setengah lapangan, itu terlihat penjaga gawang Ramadhani Zuhri tidak pernah menyentuh bola. Pertandingan baru berjalan 3 menit,  Bek kanan Universitas PGRI Deka Atmagara berhasil mencetak gol pembuka ke gawang Universitas Taman Siswa. Berselang 13 menit kemudian tepatnya di menit ke 16, gelandang serang Richard Maldini mampu memperlebar jarak menjadi 2-0. Selanjutnya sampai wasit meniup peluit untuk babak pertama berakhir kedudukan masih tetap tidak berubah.

Usai turun minum, bukannya menurunkan tempo permainan anak-anak besutan coach Muh Akmal Almy semakin agresif dan meningkatkan intensitas serangan ke kubu lawan, terbukti dengan gol cepat nan indah yang dilesakkan Handoko Leo Purnomo di menit ke '2.  Kemudian masing-masing gol dari Agung ATH menit 46’, Edi Suhadi 51’, Ray van Arezza 62’, Fuji 72’ untuk mencatatkan nama mereka di papan skor, gol kedua dan ke tiga dari gelandang elegan Richard Maldini di menit ke 49’ dan 77’ sekaligus mencetak hattrick pada pertandingan ini. Selanjutnya gol penutup pada laga ini dilesakkan kapten kesebelasan Satar Nugroho di masa injury time.

Usai pertandingan Bapak Muh Akmal Almy, M.Or yang akrab disapa coach Mamall Villa merasa gembira dan bersyukur. “Meski hanya perebutan tempat ke tiga, kami rasa ini adalah pertandigan luarbiasa, anak-anak mampu menjalankan intruksi serta mampu menerapkan permainan kolektivitas tim  yang baik. Harusnya kami bisa menang dari 9 gol, kalian lihat sendiri kami mengurung mereka, menciptakan banyak peluang, namun pemain kurang tenang dalam penyelesaian akhir. Saya memang menekankan kepada Richard untuk bisa mencetak banyak gol, guna menjadikan dia sebagai top skor, namun akhirnya gagal karena terpaut 1 gol dari penyerang Universitas Sriwijaya dengan 6 gol. Harapan kami semoga ke depan kami bisa mempersiapkan diri lebih baik dari tahun ini”. Tandasnya. (mmll16-ea21/infkm).