Jangan Memilih-Milih Tempat Mengajar

15. 01. 07

            Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr. H. Syarwani Ahmad, M.M., menyatakan komitmen sebagai sarjana keguruan dan ilmu pendidikan hendaknya tidak memilih-milih tempat mengajar. Dimanapun ditempatkan, seharusnya sarjana keguruan dan pendidikan harus menerimanya dengan berlapang dada sebagai bentuk pengabdian yang teristimewa kepada bangsa dan negara.

            Penegasan itu disampaikan Rektor Syarwani Ahmad dalam sambutan Prosesi Yudisium 268 sarjana baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Palembang yang diadakan Senin tanggal 3 November 2014 di Gedung Guru PGRI Sumsel. Rektor menegaskan setelah dilantik sebagai sarjana pendidikan, alumni FKIP diharapkan mengaplikasikan ilmu yang telah didapat sebagaimana mestinya.

 

Syarwani Ahmad juga berpesan kepada alumni agar jangan cepat puas dengan apa yang diperoleh sampai S1 karena S1 adalah gerbang awal untuk melanjutkan pendidikan selanjutnya. Para sarjana diimbau dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Para alumni juga harus bisa menumbuh kembangkan lapangan pekerjaan sendiri, tetapi bagi para alumni FKIP yang memiliki peluang mengajar ditempat terpencil hendaknya disikapi dengan lapang dada atau menerima tugas tersebut dengan ikhlas karena tugas seperti itu merupakan bentuk pengabdian teristimewa bagi seorang guru.

        Pada prosesi yudisium yang digelar di Gedung Guru Sumsel, Dekan FKIP Drs. Bukman Lian, M.M., M.Si. menegaskan jumlah alumni yang diyudisium hari ini mencapai 268 mahasiwa. Namun seluruh mahasiswa lulusan FKIP yang diyudisium dan akan diwisuda pada Wisuda Ke-42 tahun akademik 2014/2015 berjumlah 1.250 orang sehingga setiap wisuda FKIP selalu melahirkan alumni yang paling banyak sepanjang sejarah berdirinya Universitas PGRI Palembang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Created: 14 February 2015
Hits: 2109